1 Mei 2017

Pertama, ulasan prakiraan pekan lalu:

  • Saat memberikan perkiraan untuk EUR/USD, sebanyak 35% dari para ahli dan indikator pada D1 bersikeras bahwa pasangan harus kembali ke puncak pada bulan Februari dan Maret 2017. Hal inilah yang terjadi sebagai tanggapan terhadap putaran pertama pemilihan presiden Prancis. Setelah menetapkan kesenjangan yang mengesankan pada pembukaan sesi mingguan, pasangan ini naik ke 1.0900, dimana ia akhirnya menghabiskan seluruh pekan, mengubah tingkat ini menjadi titik kekuatan;
  • Setelah lompatan menginspirasi ke atas pada tanggal 18 Maret, GBP/USD bereaksi dengan tenang terhadap pemilihan di Prancis, tidak ada kesenjangan dan sebaliknya terjadi peningkatan yang mulus sebesar 180 poin selama sepekan. Akar pertumbuhan ini berada pada dukungan 1.2775, yang dulunya merupakan batas atas saluran menyamping selama enam bulan;
  • Dampak ‘tsunami’ dari pemilu Prancis telah sampai ke kepulauan Jepang dan telah menyapu USD/JPY menuju tingkat dukungan/perlawanan jangka menengah yang kuat di sekitar 111.60. Perlu dicatat bahwa analis telah lama memperkirakan pertumbuhan pasangan tersebut menjadi 112.00, yang dimana hal yang terjadi sangatlah dekat, pasangan pada hari Rabu tinggal di ketinggian 111.77;
  • Kesenjangan di awal minggu memberi kekuatan tambahan pada pasar turun. Oleh karena itu, pasangan USD/CHF melanjutkan tren penurunannya, yang dimulai pada 10 April. Pasangan ini turun hampir sebanyak 100 poin, mencapai titik terendah di 0.9893, dan kemudian berbalik dan meyelesaikan pekan ini di tingkat 0.9950.

 

Prakiraan untuk pekan yang akan datang:

Meringkas pandangan sejumlah analis dari bank dan perusahaan pialang, serta prakiraan yang dibuat atas dasar berbagai metode analisis teknis dan grafis terkemuka, kami dapat mengatakan hal berikut:

  • Mengenai indikator, dalam memprediksi masa depan EUR/USD, lebih dari 80% di antaranya berorientasi ke utara, menunjuk ke 1.1120 sebagai ketinggian target. Namun, sepertiga osilator pada D1 telah mengindikasikan bahwa pasangan tersebut terlampau dibeli. Pendapat ahli mengenai masa depan terdekatnya hampir sama terbagi, dimana sebanyak 35% memperkirakan pertumbuhan pasangan, sebanyak 30% mengantisipasi penurunannya, dan sisa 35% lainnya memprediksi tren sideways atau netral. Tapi dalam jangka menengah, gambarnya sangat berbeda dimana sebanyak 80% dari para ahli memilih jatuhnya pasangan tersebut ke dukungan awal 1.0680 dan yang berikutnya dari 1.0570;
  • GBP/USD. Hal ini adalah untuk minggu kedua berjalan bahwa pasangan bergerak di koridor yang memisahkan dua saluran samping yaitu yang paling atas pada bulan Juli-Oktober 2016 dan di bawahnya pada bulan Oktober 2016-April 2017. Sebanyak 65% dari ahli percaya bahwa pasangan tersebut akan tidak mampu mengatasi hambatan 1.3055 dan akan kembali ke batas bawah saluran awal di paruh pertama bulan Mei. Titik dukungan adalah 1.2570, 1.2375, dan 1.2130. Sudut pandang alternatif didukung oleh 35% analis yang memprediksi bahwa tujuan langsung untuk pasangan adalah 1.3370 dan 1.3445. Sedangkan untuk analisis grafis pada H4 menunjukkan tren netral di kisaran 1.2775-1.3055;
  • USD/JPY. Akhirnya, pendapat analis sejalan dengan pembacaan indikator, dan lebih dari 80% di antaranya memprediksi kelanjutan tren menaik untuk pasangan ini. Tujuan utamanya adalah 113.55 dan 115.50. Hal ini tidak mengecualikan selipan jangka pendek dari pasangan ke horison 110.00;

  • Seperti yang sering terjadi, masa depan USD/CHF merupakan cerminan dari EUR/USD. Dan jika dalam jangka pendek sebanyak 75% ahli berbicara tentang kelanjutan tren menurun, saat memberikan perkiraan jangka menengah 70% dari mereka melihat akan adanya pertumbuhan. Tingkat dukungan berada di 0.9920, 0.9890, dan 0.9820. Ketinggian target adalah 1.0000 dan 1.0100. Sedangkan untuk analisis grafis pada H4 hal tersebut menunjukkan pertumbuhan pasangan ke 1.0040 dalam beberapa hari mendatang.

 

Roman Butko, NordFX


« Analisis pasar dan berita
Menerima
Pelatihan
Baru terhadap pasar? Gunakan bagian "Memulai".
Mulai Perdagangan
Ikuti kami