23 Juli 2017

Pertama, ulasan dari prakiraan pekan lalu:

  • Pandangan utama pada EUR/USD adalah bahwa pasangan akan menembus 1.1500 dan tumbuh ke tingkat tertinggi 2016 di 1.1615. Target selanjutnya adalah titik maksimal Agustus 2015 yaitu 1.1715. Dorongan utama untuk kenaikan pasangan ini diberikan oleh kepala ECB Mario Draghi, yang mengatakan pada hari Kamis bahwa program stimulus zona euro (QE) tidak akan berakhir dan akan tetap tidak berubah. Terhadap latar belakang komentar ini, nilai tukar euro terhadap dolar melonjak sebesar 0,5%, dan pasangan ini mencapai ketinggian 1.1680 pada akhir sesi minggu;
  • Sedangkan untuk GBP/USD, perkiraan akhirnya menjadi 100%. Tepat. Ingat kembali bahwa sebagian besar para ahli, yang didukung oleh sepertiga osilator, yakin bahwa dorongan ke atas dari pasangan tersebut telah berkurang, dan diperkirakan akan menurun hingga 1.3000, dan bahkan semakin rendah. Akibatnya, pasangan turun menjadi 1.2930, kemudian melambung dan menyelesaikan pekan di tingkat 1.2994;
  • USD/JPY. Indikator pada H4 dan hanya sepertiga analis berbicara tentang jatuhnya pasangan ini pada pekan lalu. Tapi merekalah yang ternyata benar, setelah memperkirakan penurunannya ke tingkat 111.00, yang menjadi minimum minggu ini.
  • Memprediksi masa depan USD/CHF, mayoritas dari analis (85%) bersikeras akan jatuhnya pasangan ke setidaknya 0.9500-0.9550, dan mungkin bahkan lebih rendah. Pasangan tersebut dengan patuh melakukannya, setelah kehilangan 190 poin dalam seminggu dan mulai menyentuh titik lokal terendah di 0.9437.

 

Adapun prakiraan untuk minggu depan, meringkas pendapat analis dari sejumlah bank dan perusahaan pialang, serta prakiraan yang dibuat berdasarkan berbagai metode analisis teknis dan grafis, dapat kami katakan sebagai berikut:

  • EUR/USD. Setelah melonjak ke atas dengan mengesankan pekan lalu, masa depan pasangan ini kini terlihat cukup ambigu. Sebanyak 55% dari para ahli, 100% indikator tren, dan analisis grafis menunjukkan tren naik akan berlanjut. Maksimum Agustus 2015 - 1.1715 - dinamakan sebagai resistensi terdekat, target berikutnya adalah 100 poin lebih tinggi.
    Sudut pandang alternatif diwakili oleh 45% ahli dan lebih dari sepertiga osilator pada H4 dan D1, menunjukkan pasangan terlampau dibeli. Menurut mereka, pasangan tersebut harus kembali ke 1.1480-1.1580. Peristiwa berikut juga dapat berkontribusi pada penguatan dolar, yaitu pada tanggal 26 Juli, Fed AS akan memberikan komentar mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun, dan pada tanggal 28 Juli kita akan melihat publikasi data tahunan mengenai AS PDB;
  • GBP/USD. Jika kita mencoba mempertemukan pendapat para ahli dan analisa teknikal, kita bisa membicarakan tentang kecenderungan sentimen bullish atau pasar naik dan pergerakan pasangan ini di saluran 1.2950-1.3120. Dalam angka, terlihat seperti ini: 50% analis memilih untuk pertumbuhan pasangan, 50% lainnya adalah untuk kejatuhannya. Indikator tren: 70% melihat ke utara, 30% ke selatan. Osilator: sepertiga berwarna merah, sepertiga warnanya hijau, dan sisanya netral. Sedangkan untuk analisis grafis, pada D1 dikatakan bahwa, mulai dari dukungan di 1.2950, pasangan ini akan mencoba untuk mendapatkan pijakan di atas tingkat 1.3100 dan, jika berhasil, tergesa-gesa menuju resistensi di 1.3280. Jika tidak, diperkirakan akan kembali ke sekitar 1.2950;
  • Prospek jangka menengah untuk USD/JPY menunjukkan bahwa ia harus kembali ke ketinggian 114.50. Namun terlalu dini untuk membicarakan kebalikan dari tren, dan pasangan akan terus turun dalam minggu depan. Sebanyak 65% analis setuju dengan sudut pandang ini, dan juga sekitar 80% indikator. Pada saat yang sama, seperempat osilator sudah menandakan bahwa pasangan ini terlampau dijual. Tingkat dukungan utama adalah 110.85, 110.25 dan 109.00;
  • Pasangan terakhir dari ulasan kami adalah USD/CHF. Sebesar 100% dari para ahli, 100% indikator tren, 75% osilator, dan analisis grafis pada H4 dan D1 mengharapkan kelanjutan tren turun dan turunnya pasangan pertama-tama menuju 0.9400, dan kemudian 100 poin lebih rendah. Namun, kita harus ingat bahwa, seperti dalam kasus USD/JPY, seperempat osilator telah mengindikasikan pasangan terlampau dijual, jadi tidak mungkin untuk mengecualikan koreksi ke utara. Resistensi terdekat berada pada tingkat 0.9525, yang berikutnya adalah pada 0.9560.

 

Roman Butko, NordFX


« Analisis pasar dan berita
Menerima
Pelatihan
Baru terhadap pasar? Gunakan bagian "Memulai".
Mulai Perdagangan
Ikuti kami